Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

PGRI Salurkan Bantuan Korban Longsor Purbalingga

PURBALINGGA — Organisasi profesi guru di Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana longsor sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dalam rangka kegiatan Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula GR Mart KPRI Guyub Rukun, Karangmoncol, Sabtu (14/3/2026).

Sekretaris PGRI Kabupaten Purbalingga, Suparman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian organisasi terhadap masyarakat dan anggota yang terdampak bencana. Bantuan disalurkan bersamaan dengan rangkaian kegiatan keagamaan berupa khataman Al-Qur’an.

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus PGRI tingkat kabupaten hingga cabang, unsur koordinasi pendidikan wilayah, serta para penerima bantuan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan keterlibatan lintas struktur organisasi dalam aksi sosial tersebut.

Bantuan tahap ketiga difokuskan kepada korban bencana alam yang terjadi pada akhir 2025. Penerima di antaranya penjaga dan guru dari SD Negeri di wilayah Sirau, Kecamatan Karangmoncol, yang mengalami kerusakan tempat tinggal akibat longsor. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada tenaga administrasi sekolah menengah pertama di wilayah Purbalingga yang terdampak banjir dan longsor di Karangreja.

“Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar lima juta rupiah yang diserahkan langsung oleh ketua pengurus kabupaten,” kata Suparman.

Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga, Joko Sumarno, menjelaskan bahwa dana yang disalurkan berasal dari kontribusi anggota di seluruh tingkatan organisasi, mulai dari ranting hingga kabupaten. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program bantuan sebelumnya yang telah dilakukan secara bertahap.

Pada tahap awal, organisasi menyalurkan bantuan bagi korban bencana tanah bergerak di wilayah Karanganyar serta membantu korban bencana di sejumlah daerah di luar Jawa melalui koordinasi tingkat provinsi. Selanjutnya, pada tahap kedua, bantuan difokuskan pada kebutuhan pendidikan bagi siswa terdampak di wilayah Karangreja dan sekitarnya.

“Sebanyak ratusan paket perlengkapan sekolah telah kami salurkan, meliputi buku, alat tulis, seragam, sepatu, dan tas,” ujar Joko.

Selain penyaluran bantuan materiil, kegiatan juga mencakup kerja bakti di lokasi terdampak yang melibatkan pengurus dan anggota dari berbagai cabang. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat solidaritas organisasi.

Dalam rangkaian kegiatan Ramadan kali ini, santunan juga diberikan kepada puluhan anak yatim dari berbagai wilayah cabang di Purbalingga. Masing-masing anak menerima bantuan uang tunai sebagai bentuk perhatian dan dukungan.

Penyerahan simbolis dilakukan kepada perwakilan penerima di lokasi acara, sementara distribusi selanjutnya dilaksanakan oleh pengurus cabang di wilayah masing-masing.

Joko Sumarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kekuatan organisasi terlihat dari kemampuan anggotanya untuk bergerak bersama dalam situasi darurat.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas anggota tetap terjaga dan terus diwujudkan dalam aksi konkret,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan ibadah dan khataman Al-Qur’an yang diikuti secara daring bersama PGRI tingkat provinsi. Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menekankan aspek bantuan sosial, tetapi juga memperkuat nilai spiritual di bulan Ramadan.

Posting Komentar

0 Komentar