Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Refleksi Ramadan: Menyongsong Pendidikan Generasi Emas di Banyumas


Banyumas, Rabu 13 Maret 2024, Sarno, S.Pd., SH, M.Si, Ketua PGRI Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, berbagi refleksi Ramadan yang penuh makna. Dalam refleksi tersebut, Sarno menyampaikan pentingnya memperhitungkan setiap tindakan dalam kehidupan, baik yang berkenaan dengan dunia maupun akhirat. Ia menekankan perlunya menjalani hidup dengan penuh perhitungan, serta menjadikan diri sebagai individu yang bermanfaat bagi sesama dan bernilai di mata Tuhan.

Sarno menyampaikan harapannya agar Ramadan kali ini dapat menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dengan keluarga, terutama dengan anak-anak yang jauh dari rumah. Ia berdoa agar puasa kali ini semakin mendekatkan antara keluarga, serta membantu anak-anak dalam menghadapi tantangan zaman yang begitu berbeda dengan masa kecilnya.

Sebagai seorang ayah, Sarno juga mengungkapkan kerinduannya kepada putrinya yang sedang menempuh pendidikan di Malang. Ia berharap agar putrinya dapat menyelesaikan studinya dengan baik, mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dan menjadi pribadi yang lebih bernilai.

Dalam konteks pendidikan, Sarno juga berbagi harapan dan aksi nyata yang dilakukan oleh PGRI Banyumas dalam menyongsong pendidikan generasi emas di masa depan. Ia menekankan perlunya refleksi diri dan evaluasi atas tindakan yang telah dilakukan, serta kesadaran bersama untuk selalu memohon ampun kepada Allah.

PGRI Banyumas, melalui berbagai aksi nyata, telah berkomitmen untuk menyusun pendidikan yang lebih baik bagi generasi emas di masa depan. Melalui program-program yang dijalankan, PGRI Banyumas berusaha untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik, sehingga setiap generasi muda dapat mengoptimalkan potensi diri mereka.

Dalam refleksi Ramadan ini, Sarno juga menyoroti pentingnya komunikasi dan interaksi dengan keluarga. Ia mengungkapkan bahwa momen berbuka dan sahur merupakan waktu yang berharga untuk berkomunikasi dan beribadah bersama keluarga. Ia berharap agar Ramadan kali ini dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mempererat hubungan dengan keluarga.

Di akhir refleksi, Sarno mengajak semua pihak untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk introspeksi diri, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Ia berpesan agar setiap langkah yang diambil selalu didasari oleh keinginan untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama dan bernilai di mata Tuhan.

Posting Komentar

0 Komentar