Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Terobosan Baru Program PPG Dalam Jabatan

BOYOLALI (9/7) - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan yang diperlukan oleh para guru membutuhkan terobosan baru dalam mengatasi antrean panjang dan kuota terbatas. Ketua PGRI Boyolali, Darmanto SPd MM, mengusulkan ide iuran sendiri oleh para guru sebagai salah satu solusi yang dapat membantu memangkas antrean dan menambah kuota yang disediakan.

Dalam kegiatan "Sosialisasi Daspen dan Perjuangan Organisasi PGRI" yang digelar di Gedung Guru PGRI Boyolali, Darmanto menyampaikan pentingnya terobosan-terobosan jitu dalam Program PPG Dalam Jabatan. Salah satunya adalah melibatkan para guru untuk iuran sendiri guna membiayai PPG, yang dapat diorganisir melalui MGMP atau lembaga sejenisnya. Namun, pembiayaan tersebut akan dilakukan atas nama pemerintah daerah.

"Menunggu kuota PPG kesuwen. Perlu terobosan misalnya para guru iuran sendiri untuk membiayai PPG, entah dikoordinir MGMP atau lembaga sejenisnya. Tapi nanti pembiayaannya diatasnamakan pemda," ungkap Darmanto.

Darmanto juga menekankan pentingnya melaksanakan trik-trik jitu seperti ini agar semua guru dapat tersertifikasi sesuai dengan batas waktu yang telah ditargetkan, yaitu tahun 2025. Dengan kuota yang terbatas saat ini, mustahil bagi pemerintah untuk memastikan bahwa semua guru telah mengikuti Program PPG Dalam Jabatan.

"Biaya sendiri tidak apa-apa. Ketika sertifikat di tangan dan tunjangan profesi guru mulai cair. Biaya PPG sudah tertutup dengan satu tahun tunjangan," tambah Darmanto.

Namun, Darmanto juga menyadari bahwa semua terobosan dan trik-trik tersebut membutuhkan regulasi yang pasti dari pemerintah. Diperlukan regulasi yang kuat, seperti instruksi presiden, untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan terobosan tersebut.

Kehadiran Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi SH MHum, Wakil Ketua PGRI, H Sakbani SPd MH, didampingi oleh Sekretaris Umum PGRI Jateng Drs Aris Munandar MPd, Wasekum Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si, Ketua Biro Kominfo Agus Wismanto, B.Sc, S.Pd, M.Pd , Yuniarto Budhi Santosa, S.Pd. dan para pengurus PGRI Boyolali serta perwakilan PGRI Cabang se-Boyolali turut memeriahkan acara tersebut.

Terobosan baru dalam Program PPG Dalam Jabatan menjadi harapan bagi para guru untuk mempercepat proses sertifikasi dan peningkatan kualitas pendidikan. Dukungan dari pemerintah dan kerjasama antara PGRI, guru, dan lembaga terkait akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Posting Komentar

0 Komentar