Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Daspen : Sebuah Inspirasi bagi Organisasi Lain

BOYOLALI (9/7) - PGRI Jawa Tengah menjadi sorotan berkat keunggulan dalam pengelolaan Dana Pensiun (Daspen). Banyak organisasi PGRI dari provinsi lain datang ke Jawa Tengah untuk belajar, tetapi tidak berhasil menjalankannya. Hal ini menjadi salah satu alasan yang menjadikan PGRI Jawa Tengah istimewa dan luar biasa dalam masalah pengelolaan organisasi.

Dalam kegiatan "Sosialisasi Daspen dan Perjuangan Organisasi PGRI" yang digelar di Gedung Guru PGRI Boyolali, Wakil Ketua PGRI Jateng yang juga Ketua Daspen, H. Sakbani SPd MH, memberikan sambutan yang mengungkapkan betapa rumit dan tidak mudahnya mengelola Daspen.

Menurut Sakbani, Daspen lahir bersamaan dengan Dana Sosial (Dansos) pada tahun 1985 di Surakarta pada masa kepemimpinan Ketua PGRI Jateng, Karseno. Daspen, yang kemudian berubah nama menjadi Dana Setiakawan (Danset), secara resmi beroperasi pada tahun 1986.

Sakbani menjelaskan bahwa Daspen dan Dansos merupakan istilah yang sama. Daspen dikelola untuk memberikan santunan kepada guru yang pensiun, sementara Dansos dikelola untuk memberikan santunan kepada guru yang meninggal dunia. Tujuan pendirian Daspen dan Dansos adalah untuk mendukung perjuangan organisasi dalam masalah kemanusiaan dan sosial.

Sakbani juga menegaskan bahwa Daspen dan Dansos bukanlah bentuk tabungan, asuransi, atau koperasi. Daspen dan Dansos adalah upaya dalam rangka membantu kemanusiaan dan masalah sosial. Sakbani juga menyampaikan bahwa PGRI Jateng lebih memilih memberikan santunan Daspen kepada guru yang pensiun, tetapi jika ada yang mendesak, mereka juga memberikan santunan Dansos.

Keberhasilan PGRI Jawa Tengah dalam mengelola Daspen menjadi inspirasi bagi organisasi lain. Banyak provinsi lain yang datang ke Jawa Tengah untuk belajar, namun belum berhasil menemukan kunci keberhasilan yang sama. PGRI Jawa Tengah terus berkomitmen dalam pengelolaan Daspen dan menjadi contoh bagi organisasi lain dalam mengelola sumber daya organisasi dengan baik.

Kegiatan "Sosialisasi Daspen dan Perjuangan Organisasi PGRI" dihadiri oleh jajaran pengurus PGRI Jateng dan perwakilan PGRI Cabang se-Boyolali. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua PGRI Jateng, Dr. Muhdi SH MHum, juga hadir untuk memberikan dukungan atas keunggulan PGRI Jawa Tengah dalam pengelolaan Daspen.

Keunggulan PGRI Jawa Tengah dalam pengelolaan Daspen menjadi cermin bagi organisasi lain dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya organisasi demi kesejahteraan anggotanya. PGRI Jawa Tengah tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan terus menginspirasi organisasi lain untuk mengembangkan sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan.

Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi SH MHum, hadir bersama-sama dengan Wakil Ketua PGRI, H Sakbani SPd MH, Sekretaris Umum PGRI Jateng Drs Aris Munandar MPd, Wasekum Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si, Ketua Biro Kominfo Agus Wismanto, B.Sc, S.Pd, M.Pd , Yuniarto Budhi Santosa, S.Pd. 

Posting Komentar

0 Komentar