Brebes, Minggu, 15 Februari 2026 — PGRI Provinsi Jawa Tengah resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus (PKP) PGRI Kabupaten/Kota serta Cabang dan Cabang Khusus se-Jawa Tengah Masa Bakti XXIII di Kantor PGRI Kabupaten Brebes, Minggu (15/2).
Ketua PGRI Kabupaten Brebes, Drs. H. Sutikno, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi organisasi dalam memperkuat peran PGRI di daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pengurus provinsi sekaligus menegaskan komitmen pengurus kabupaten untuk terus meningkatkan kapasitas organisasi.
“Atas nama pengurus PGRI Kabupaten Brebes, kami mengucapkan selamat datang. Kami mohon maaf apabila fasilitas aula masih terbatas, namun semangat kebersamaan dan komitmen organisasi tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Sutikno juga memaparkan perkembangan organisasi di Kabupaten Brebes yang saat ini memiliki 17 cabang dan 2 cabang khusus, dengan tren keanggotaan yang terus meningkat. Januari 2025 tercatat 7.834 anggota, meningkat menjadi 9.266 anggota pada Desember 2025, bertambah menjadi 9.270 anggota pada Januari 2026, dan per Februari 2026 mencapai 9.426 anggota setelah proses konfirmasi pembayaran dan pelaporan ke provinsi.
Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum. menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pengurus merupakan bagian dari penguatan tata kelola organisasi agar PGRI tetap profesional, mandiri, dan bermartabat sesuai jati diri organisasi dalam AD/ART PGRI
Sementara itu, Sekretaris Umum PGRI Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Aris Munandar, M.Pd. berharap materi yang disampaikan dalam PKP benar-benar diterapkan oleh pengurus di semua tingkatan.
“Kami berharap materi PKP ini tidak berhenti pada forum, tetapi diterapkan dalam rangka peningkatan layanan kepada anggota PGRI, khususnya di Kabupaten Brebes,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus provinsi dan kabupaten sebagai bagian dari program Penguatan Kapasitas Pengurus Masa Bakti XXIII .
PKP dibuka dengan komitmen bersama untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas layanan kepada anggota, serta menjaga marwah PGRI sebagai organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan guru.



0 Komentar