WONOSOBO – Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pendidikan berkualitas membutuhkan guru yang kompeten, sejahtera, dan memiliki kepastian status kepegawaian.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembinaan Kepegawaian dan Penguatan Organisasi PGRI di SD Negeri 1 Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Bakti Sosial PGRI Jawa Tengah dalam rangka HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional 2026.
“Pendidikan berkualitas itu kuncinya ada pada guru-guru yang berkualitas,” tegas Muhdi.
Ia menyoroti persoalan guru honorer dan PPPK paruh waktu yang masih menghadapi keterbatasan kesejahteraan. PGRI terus memperjuangkan peningkatan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, sekaligus mendorong kepastian karier guru.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo, Dr. Mustofa, M.Pd., juga mengungkapkan persoalan penempatan guru. Sebagian guru harus menempuh perjalanan hingga 100 kilometer dari rumah menuju sekolah.
Selain pembinaan organisasi, PGRI Jawa Tengah menggelar bakti sosial berupa 100 paket sembako murah bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan ini mempertemukan aspirasi guru dengan pengurus organisasi dan pemangku kebijakan pendidikan. Persoalan status kepegawaian, kesejahteraan, dan penempatan guru menjadi perhatian yang perlu terus ditindaklanjuti.


0 Komentar