Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

PGRI Jateng Salurkan Bantuan Guru NTT

Flores — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan perhatian khusus kepada guru dan tenaga kependidikan yang terdampak.

Bantuan diserahkan Ketua PGRI Jawa Tengah Dr. Muhdi, S.H., M.Hum. kepada Ketua PGRI NTT Dr. Samuel Haning, S.H., M.H. di Gedung PGRI NTT, Kamis (10/9/2026).

Penyaluran melalui jaringan PGRI menjadi bagian dari solidaritas antarsesama pendidik ketika bencana memengaruhi tidak hanya tempat tinggal dan kehidupan keluarga, tetapi juga keberlangsungan aktivitas pendidikan.

Menurut Muhdi, PGRI NTT akan meneruskan bantuan tersebut kepada korban yang membutuhkan, terutama guru dan tenaga kependidikan yang masih berada di tempat pengungsian.

“Ketua dan Pengurus PGRI NTT menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas empati, kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh PGRI Jawa Tengah,” kata Muhdi dalam keterangan yang diterima Derap Guru.

Ia mengatakan bantuan akan segera disalurkan kepada para korban, khususnya guru dan tenaga kependidikan yang masih tinggal di tenda pengungsian.

PGRI NTT juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan anggota PGRI Jawa Tengah yang ikut membangun dukungan bagi warga terdampak.

“Salam hormat dan terima kasih dari ketua dan pengurus PGRI NTT untuk pengurus PGRI Jawa Tengah beserta seluruh jajaran dan anggota yang telah menunjukkan kepedulian dan empati, membantu para korban bencana di NTT,” ujar Muhdi.

Bantuan tersebut memperlihatkan fungsi jaringan organisasi profesi ketika anggotanya menghadapi situasi darurat. Di tengah proses pemulihan pascabencana, dukungan bagi guru dan tenaga kependidikan juga penting karena mereka memiliki peran untuk membantu kehidupan pendidikan kembali berjalan di komunitasnya.

Posting Komentar

0 Komentar