Brebes, Minggu, 15 Februari 2026 — Salam Solidaritas PGRI kembali menggema dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus (PKP) PGRI Jawa Tengah yang diselenggarakan di Gedung PGRI Kabupaten Brebes, Minggu (15/2/2026).
Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah, H. Sakbani, menegaskan bahwa salam solidaritas bukan sekadar seremonial, melainkan energi perjuangan organisasi dalam menguatkan peran guru di tengah dinamika kebijakan pendidikan.
“Guru akan hidup dan bermakna apabila profesional, sejahtera, bermartabat, dan terlindungi. PGRI akan hidup jika organisasinya kuat, dicintai anggota, disegani mitra, dan diakui masyarakat. Semua itu hanya bisa terwujud melalui solidaritas,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa solidaritas diwujudkan melalui persatuan dan kesatuan antaranggota, serta komitmen bersama menjaga marwah organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, H. Sakbani yang juga Wakil Ketua Yayasan Dana Setiakawan Guru Jawa Tengah, memaparkan tentang Dana Setiakawan Pensiun (Daspen) PGRI Jateng.
Dijelaskan bahwa saat pertama berdiri tahun 1985, Daspen merupakan Yayasan Dana Setia Kawan Pensiun PGRI Jawa Tengah yang didirikan oleh Ketua PGRI Jateng saat itu, Drs. Karseno. Seiring perkembangan regulasi, kini Daspen menjadi unit kegiatan di bawah Yayasan Dana Setiakawan Guru Jawa Tengah.
“Daspen bukan iuran dan bukan tabungan. Itu adalah sumbangan solidaritas. Anggota memberi untuk membantu anggota lain yang pensiun atau meninggal dunia. Dan pada saatnya, anggota juga akan menerima bantuan serupa,” jelas Sakbani.
Ia menambahkan, pengelolaan Daspen dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bentuk tanggung jawab organisasi kepada anggota.
Kegiatan PKP ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan kapasitas kepemimpinan pengurus PGRI di daerah, sekaligus memperteguh komitmen organisasi dalam memajukan pendidikan dan memuliakan guru.


0 Komentar