Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Laporan Pelaksanaan Program Mandatori PGRI Provinsi Jawa Tengah Pada KONKERNAS IV PGRI

Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI masa Bakti XXII adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh PB PGRI dan diikuti oleh Pengurus Besar PGRI dan perangkat kelengkapan organisasi tingkat nasional serta utusan pengurus PGRI Provinsi dan Kabupaten/kota se Indonesia. Konkernas IV PGRI masa Bakti XXII diselenggarakan di Samarinda, Kalimantan Timur pada tanggal 25 - 26 Februari 2023.

Sebagai forum organisasi tingkat nasional Konkernas IV PGRI diselenggarakan untuk menyampaikan laporan pelaksanaan program PB PGRI tahun 2022, menetapkan program kerja PB PGRI tahun 2023 serta membahas isu-isu penting temtang persoalan guru, pendidikan dan organisasi. Demikian diungkapkan Sekretaris Umum PGRI Provinsi Jawa Tengah, Drs. Aris Munandar, M.Pd kepada Derap Guru.

Selanjutnya dijelaskan oleh Aris Munandar bahwa selain agenda sebagaimana tersebut diatas, utusan dari Provinsi juga diminta laporannya tentang pelaksanaan program dan upaya penanganan persoalan guru, pendidikan dan organisasi di wilayah masing-masing. 

“Untuk itu pengurus PGRI Provinsi Jawa Tenah telah menyiapkan laporan Program Mandatori PGRI Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 yang merupakan pelaksanaan program kerja hasil keputusan Konferensi Kerja PGRI Provinsi Jawa Tengah Tahun Ketiga Masa Bakti XXII yang diselenggarakan tanggal 30 s.d. 31 Maret 2022 di Kota Semarang”, jelas Aris Munandar.

Laporan yang akan disampaikan oleh Ketua Pengurus PGRI Jawa Tengah, Dr. Muhdi, SH, M.Hum ini meliputi Pengelolaan Keanggotaan, Pengelolaan Iuran dan Keuangan Organisasi,  Pelaksanaan Forum-Forum organisas, Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan dan Kaderisasi Anggota (Lingkar Belajar Guru),  Pelaksanaan Program Perempuan PGRI,  Advokasi dan Kampanye Tentang isu-Isu Aktual tentang Pendidikan dan Guru,  dan Pelaksanaan Program Peningkatan Peran PGRI sebagai Organisasi Profesi  (kegiatan APKS dan PSLCC)

Dijelaskan lebih lanjut oleh Aris, bahwa kekuatan organisasi diantaranya adalah dukungan anggota secara kuantitas maupun kualitas. Untuk itu, PGRI Provinsi Jawa Tengah terus memberikan kemudahan dalam pendataan anggota melalui Aplikasi Sistem Informatika Keanggotaan (ASIK) yang merupakan program nasional Pengurus Besar PGRI. Program ASIK juga dilaksanakan di PGRI kabupaten/kota, dan rekrutmen anggota baru  terus menerus dilakukan oleh PGRI kabupaten/kota. Sampai dengan 31 Desember 2022 jumlah anggota PGRI Provinsi Jawa Tengah 206.287 orang.

Terkait dengan Pengelolaan Iuran dan Keuangan Organisasi dilakukan melalui Sistem Informatika keuangan (SIK). Dengan sistem dan mekanisme yang telah disepakati bersama oleh seluruh pengurus PGRI Kabupaten/kota dan cabang, maka setiap tahun, PGRI Provinsi Jawa Tengah memperoleh penghargaan dari Pengurus Besar PGRI sebagai provinsi yang tertib dalam pengelolaan administrasi dan iuran anggota. Tertib keuangan dan administrasi PGRI Provinsi Jawa Tengah selalu terjaga karena pelatihan keuangan dan adiministrasi terus dilakukan sesuai kebutuhan.

Pelaksanaan Forum-Forum organisasi

Dalam upaya memperkuat PGRI maka Forum organisasi dilaksanakan sesuai AD ART PGRI di setiap jenjang kepengurusan PGRI di Jawa Tengah. Forum tertinggi di tingkat provinsi (Konferensi Provinsi) dan kabupaten/kota (Konferensi Kabupaten/kota) telah terlaksana. Selanjutnya forum organisasi di bawahnya yaitu Konferensi Kerja Provinsi Tahun Ketiga telah terlaksana pada tanggal 30 s.d. 31 Maret 2022 dan Konferensi Kerja Kabupaten/Kota masa bakti XXII juga telah dilaksanakan di 35 kabupaten/kota.  Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah secara rutin melaksanakan rapat Pengurus Harian dan Rapat Pengurus Pleno, dan setiap 1 bulan sekali menyelenggarakan rapat koordinasi PGRI Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah secara daring atau luring.

Dalam rangka peringatan HUT ke-77 PGRI, PGRI Jawa Tengah juga melakukan berbagai kegiatan antara lain pemasangan bendera organisasi dan spanduk dengan tema HUT Ke-77 PGRI di setiap jenjang organiasasi PGRI di Jawa Tengah, Ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan Makam Tokoh PGRI, kegiatan ilmiah dalam bentuk pelatihan Digital School Bootcamp dan Sosialisasi Hukum, dan Upacara Bendera Peringatan HU Ke-77 PGRI di setiap jenjang organisasi PGRI.

Berdasarakan keputusan Konkernas III PGRI Tahun 2022,  PGRI Provinsi Jawa Tengah yang mendapat tugas sebagai tuan rumah acara puncak Peringatan  HUT Ke-77 PGRI dan HGN Tahun 2022 telah diselenggarakan dengan sukses pada tanggal 3 Desember 2022 di Marina Convention Centre Kota Semarang dan dihadiri oleh Presiden RI, Mendikbudristek, Gubernur, Bupati, Walikota, serta 14.320 anggota dan pengurus PGRI se-Indonesia.

Berikutnya dalam upaya Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan dan Kaderisasi Anggota (Lingkar Belajar Guru) telah dilaksanakan dan diawali dengan Workshop LBG sebagai program Mandatori PGRI di tingkat provinsi dan ditindaklanjuti di 3 kabupaten (Temanggung, Batang, dan Banyumas) yang selanjutnya dilaksanakan di tingkat cabang  masing-masing.

Berikutnya, PGRI Provinsi Jawa Tengah juga telah membentuk Pengurus Perempuan PGRI Provinsi Jawa Tengah. Pengurus Perempuan PGRI melaksanakan program kerja organisasi bekerjasama dengan  Biro Pemberdayaan Perempuan PGRI Provinsi Jawa Tengah.

Penguatan organisasi juga dilakukan melalui kegiatan Advokasi dan Kampanye Tentang isu-Isu Aktual tentang Pendidikan dan Guru. PGRI Jawa Tengah secara konsisten memperjuangkan hak-hak guru dan pendidikan dengan melakukan audiensi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, menerima audiensi berbagai forum guru, memberikan perlindungan hukum kepada anggota, serta memberikan bantuan  bagi guru/tenaga kependidikan/anggota yang terkena dampak bencana alam.

Berbagai kegiatan yang dilakukan adalah memperjuangkan hak-hak guru dan memajukan pendidikan, menerima audiensi berbagai forum guru, memberikan perlindungan hukum bagi anggota yang pelaksanaannya dilakukan dalam bentuk konsultasi dan bantuan hukum baik litigasi maupun non litigasi kepada guru/anggota yang menghadapi permasalahan hukum baik profesi maupun non profesi secara cuma-cuma, serta memberikan penyuluhan/sosialisasi hukum bagi guru/anggota PGRI.

PGRI Jawa Tengah juga menunjukan kepedulian dan solidaritas bagi anggota yang menghadapi musibah bencana alam gempa di Kabupaten Cianjur. Ini diwujudkan dengan memberikan bantuan sebesar Rp 1.120.000.000,- yang diberikan melalui PGRI Kabupaten Cianjur pada tanggal 14 Januari 2023. Selain itu, bantuan juga disalurkan melalui Pengurus Besar PGRI sejumlah Rp 100.000,000,- Selama tahun 2022 PGRI Provinsi Jawa Tengah juga memberikan bantuan untuk anggota yang mengalami musibah  dan bencana alam banjir serta longsor di Jawa Tengah.

PGRI Jawa Tengah terus berupaya menjalankan perannya sebagai Organisasi Profesi  melalui berbagai kegiatan untuk pengembangan profesi guru, di antaranya melakukan MoU dengan BPTIK Dikbud Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatanya adalah pengembangan profesi guru berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, dalam rangka pengembangan profesi guru serta memberikan wadah bagi guru dalam bidang menulis, PGRI Provinsi Jawa Tengah juga telah mengukuhkan dan melantik Forum Pena Guru Literasi (FPGL) PGRI Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 22 Oktober 2022, sebagai kesatuan dalam APKS PGRI Provinsi Jawa Tengah.

Aris menambahkan bahwa APKS PGRI dan PSLCC Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan program keprofesionalan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan, webinar, dan worshop, dan secara rutin setiap hari Kamis PSLCC menyelenggarakan pelatihan-pelatihan dengan berbagai topik sesuai kebutuhan para guru. 

Materi Konkernas

Posting Komentar

0 Komentar