Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pelatihan Assemblr Edu for Hybrid Learning

 

"Bonus demografi dan bonus digital yang dimiliki bangsa ini akan memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa jika dikelola dengan baik melalui pendidikan yang bermutu, dan itu kuncinya ada pada guru-guru yang bermutu", (Dr. Muhdi, SH, M.Hum).
Semarang, SLCC PGRI Jawa Tengah sebagai motor penggerak perubahan para guru untuk pendidikan berkualitas terus berupaya melakukan inovasi melalui berbagai kegiatan pelatihan. Salah satunya adalah Pelatihan Esemblr Edu for Hybrid Learning yang dilakukan secara daring pada hari Kamis (7/04). Demikian diungkapkan Ketua SLCC PGRI Jateng, Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd, M.Si di sela kegiatan tersebut.
Sementara itu Ketua PGRI Jateng, Dr. Muhdi, S.H. M.Hum saat memberikan pada acara tersebut mengungkapkan bahwa bangsa kita saat ini memiliki Bonus demografi dan bonus digital yang harus dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa kita di masa yang akan datang. Dijelaskan, pendidikan memiliki peran sangat penting untuk memajukan bangsa ini. Diingatkan, bonus demografi dan bonus digital akan memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa jika dikelola dengan baik melalui pendidikan yang bermutu, dan itu kuncinya ada pada guru-guru yang bermutu.
Karena itu Dr. Muhdi meminta agar di era globalisasi, era perubahan yang sangat cepat ini guru harus terus beradaptasi dengan perubahan agar guru mampu menghadirkan proses pembelajaran yang tidak saja interaktif dan kolaboratif tetapi juga menyenangkan.
“Guru profesional yang kreative, inovative, dan menyenangkan akan selalu ditunggu kehadirannya oleh para siswa. Bahkan kalau sakit pun pasti didoakan segera sembuh oleh para siswa”, jelas Dr. Muhdi.
Ketua SLCC PGRI Jateng Dr. Saptono sebelumnya melaporkan bahwa Pelatihan Online SLCC PGRI Jateng bertajuk “Assemblr Edu for Hybrid Learning” ini dimaksudkan untuk mendukung proses pembelajaran di satuan pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada tanggal 7 April s/d 14 Mei 2022 bertujuan agar guru mengenal Assemblr Edu, agar guru mampu memanfaatkan Assemblr Edu untuk Hybrid Learning, dan agar guru dapat memanfaatkan Assemblr Edu for Hybrid Learning untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan.
Dijelaskan oleh Saptono, kegiatan tatap maya dengan platform ZOOM yang dilaksanakan selama 4 kali (7,14, 21 dan 28 April 2022) dilanjutkan dengan pendampingan pemenuhan tugas mandiri dan unggah karya di Googleclassroom.
Diungkapkan juga oleh Dr. Saptono bahwa setelah berjalannya kegiatan tersebut ada berbagai masukan dan tanggapan dari para peserta terkait pelatihan dalam Jaringan yang ia selenggarakan di hari pertama ini. Tanggapan itu diantaranya adalah,
“Great, Sip, Cepat dan Akurat, sangat bagus diera yang sekarang ini, terlalu cepat saya bingung, menambah ilmu pengetahuan tentang IT untuk menunjang kegiatan pembelajaran, sangat bermanfaat, kereen dan luar biasa, lanjutkan.......”.

Dijelaskan lebih lanjut, narasumber dalam kegiatan ini adalah Ibu Rosydah, S.Pd. Assemblr Certified Educator, Google Master Trainer, Google Certified Trainer, SLCC PGRI Jawa Tengah dan UPGRIS. Target peserta dalam setiap pertemuan sejumlah 225 peserta. Rosyidah, S.Pd. adalah seorang guru yang mengajar di SD Negeri Tangultlare yang juga pengurus PGRI Kabupaten Jepara. (pur)

Posting Komentar

0 Komentar